on March 1, 2009 by admin in edisi 01, eduTech, Comments (0)
SDM Handal untuk Perumahan Berkualitas
Naiknya kemiskinan yang diindikasikan dengan upah buruh, menjadikan daya beli masyarakat terhadap perumahan pun menurun. Padahal harga perumahan menengah ke bawah semakin meningkat. Hal ini diperparah dengan kenaikan BBM yang akan naik secara berkala. Harga RSH pun mencapai batasan harga Rp 55 juta setiap unitnya . Naik dari sebelumnya Rp 49 juta per rumah. Di sisi lain perumahan bertaraf internasional akan segera terwujud di tahun 2010 nanti. Saat ini Lippo Group sedang menggarap mega proyek perumahan bertaraf internasional The St. Moritz Penthouses and Residences. (www.kompas.com : 2008)
Yusuf Asy’ary, Menteri Negara Perumahan Rakyat menuturkan “Rakerda REI Jatim pada tahun 2007 ini, harus mampu menghasilkan alternatif-alternatif dan solusi tepat untuk menjawab tantangan serta kendala yang menghambat pelaksanaan pembangunan perumahan di daerah Jawa Timur. Pemerintah senantiasa mendorong dan memfasilitasi adanya pola kemitraan yang saling menguntungkan” (www.kemenpera.go.id : 2007)
Naiknya BBM dan kebutuhan ikut mendongkrak harga bahan bangunan yang berimbas pada naiknya harga rumah, baik kelas menegah ke bawah maupun kelas menengah ke atas. Upaya pemerintah untuk mensubsidi pembangunan perumahan di beberapa wilayah di Indonesia terus dilakukan. Sebagai contoh pembangunan Apartemen City Park, Menpera mengungkapkan bahwa, “Pembangunan apartemen bersubsidi City Park Cengkareng merupakan tonggak awal proses pembangunan rumah susun atau apartemen bersubdisi yang menjadi program pemerintah. Untuk itu, Kemenpera sangat mendukung penyelesaian pembangunan apartemen bersubsidi yang telah dilakukan oleh para pengembang.” (www.kemenpera.go.id : 2008)
Kebutuhan akan perumahan yang murah dan berkualitas menjadi suatu hal yang wajar ketika masyarakat dhimpit oleh situasi ekonomi yang tak menentu. Rumah murah yang tak memperhatikan sisi kualitas tidak jarang dalam waktu kurang dari setahun sudah membutuhkan perbaikan. Pihak pengembang terkadang kurang memperhatikan kualitas karena beberapa hal, baik itu financial maupun SDM pelaku atau sebut saja Tukang Batu sebagai ujung tombak proses pembangunan perumahan.
Standar Kualitas Bangunan
Perhatian atas kualitas bangunan telah menjadi hal yang amat penting, bahkan telah memiliki standar. Seperti halnya di Negara Inggris, terdapat lembaga khusus untuk menangani standar bangunan yaitu NHBC (The National House Building Council). NHBC Standart telah disepakati oleh Organisasi Komite yang tertarik dalam standar bangunan rumah baru, pengembang, organisasi konsumen dan institusi professional yang didalamnya mengatur tentang standar kualitas bangunan. Mereka juga membuat aturan agar bangunan memiliki standar jaminan terhadap kerusakan. Lebih dari 80 % bangunan di Inggris telah memiliki Buldmark dan terdaftar dengan NHBC. Sekitar 1,7 Juta pemilik rumah di Inggris telah memiliki garansi bangunan Buildmark. (www.nhbc.co.uk)
Di negara kita standar kualitas cenderung menjadi poin kedua, yang disebabkan oleh besarnya investasi yang dibutuhkan untuk membuat bangunan yang berstandar internasional, terlebih jika bangunan tersebut hanya diperuntukkan untuk perumahan bersubsidi.
Peningkatan SDM Pekerja Bangunan
Sebagai ujung tombak penentu kualitas bangunan, Tukang Batu menjadi Sumber Daya penting yang menterjemahkan konsep bangunan dari developer dan arsitek. Pengetahuan tentang komposisi bahan, teknik-teknik pembuatan struktur dasar, maupun keterampilan menggunakan alat mutlak diperlukan untuk menciptakan sinergi antara para pelaku atau tenaga bangunan.
Tanggung jawab sosial PT Semen Gresik (SG) Tbk (corporate social rensonsibility / CSR) lewat kemitraan dan bina lingkungan memang tak diragukan. Berbagai penghargaan terkait program ini telah diraihnya seperti upakarti dan penghargaan implementasi CSR terbaik kategori bidang ekonomi. Pembinaan Semen Gresik melalui Program Pelatihan Tukang Batu dan Program Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu yang bekerja sama dengan VEDC merupakan upaya Semen Gresik dalam membantu meningkatkan SDM dalam Ilmu Bangunan, sehingga mutu tenaga bangunan Indonesia tidak kalah dengan tenaga asing.
Program D.Banthak Kerjasama dengan Universitas Gajah Mada untuk pemanfaatan Limbah Gunung Merapi untuk mengangkat perekonomian masyarakat sekitar lereng Gunung Merapi juga merupakan inovasi Semen Gresik sebagai program Pemberdayaan Pendidikan Informal Masyarakat. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk membuat struktur bangunan dari Limbah Gunung Merapi yang memiliki nilai jual.
Product Knowledge
Pemahaman masyarakat tentang pemilihan produk yang tepat sesuai dengan kondisi lingkungan juga menentukan awet tidaknya bangunan. Seperti halnya pembangunan struktur bangunan di daerah pantai tentu saja berbeda dengan pembangunan struktur bangunan di daerah berkapur. Pemilihan semen yang tepat jenis dan takarannya akan menentukan kualitas bangunan nantinya.
Beberapa produk Semen Gresik memiliki spesifikasi dan karakter yang berbeda. Berbagai macam produk unggulan Semen Gresik diantaranya Semen Portland atau Ordinary Portland Cement(OPC) Tipe I yang merupakan semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum, Semen Port land Tipe II, yang memiliki ketahanan terhadap sulfat dan memiliki panas hidrasi sedang seperti lokasi dekat dengan air laut atau lokasi yang memiliki kadar sulfat sedang. Semen Portland Tipe III dirancang untuk kebutuhan bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal yang tinggi setelah proses pengecoran yang memerlukan penyelesaian secepat mungkin, OPC Tipe V memberikan perlindungan terhadap korosi yang diakibatkan oleh garam sulfat yang terdapat dalam air laut, air tanah di lokasi pertambangan atau untuk konstruksi bangunan kolam pengolahan limbah industry kimia maupun bangunan di laut.
Produk lainnya adalah Portland Pozzoland Cement (PPC), Portland Composite Cement (PCC), Super Masonry Cement (SMC), dan Oil Well Cement (OWC) yang digunakan untuk konstruksi sumur minyak bumi dan gas alam yang mempunyai kedalaman tertentu, OWC berbeda dengan semen jenis yang lain karena OWC dapat mengeras dalam lingkungan sumur minyak yang bertemperatur tinggi. Juga terdapat produk Special Blended Cement (SBC) yang dibuat khusus untuk mega proyek jembayan Suramadu, yang diproduksi dalam bentuk curah.
Sinergi Produsen dan Pekerja Bangunan
Dalam rangka mensinergikan antara Semen Gresik sebagai produsen semen dan para pekerja bangunan (tukang batu) untuk menciptakan bangunan yang handal, pelatihan dan pembinaan mengenai penggunaan semen baik komposisi dan teknik-teknik pencampuran semen terus dilakukan terhadap pekerja bangunan tingkat kabupaten di seluruh Indonesia.
Program ini akan menjadikan SDM pekerja bangunan Indonesia akan dapat bersaing untuk menciptakan kualitas bangunan berstandar internasional. Product Support semacam inilah yang menjadikan Semen Gresik menjadi menjadi produk yang diandalkan di Indonesia dan dunia. Produk yang berkualitas tak akan ada artinya tanpa SDM yang mampu mengoptimalkan produk tersebut. DF_edu
Tags: SDM







No Comments
Leave a comment